
Jakarta, Negeri Bersatu Indonesia
—
Satu warga dilaporkan meninggal dunia dan total 146 rumah di Kabupaten Lebak,
Banten
mengalami kerusakan akibat
banjir
hingga longsor selama Desember 2025
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Sukanta mengatakan seorang warga Desa Cipayung Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak dilaporkan meninggal dunia setelah rumah miliknya tertimpa reruntuhan tanah.
“Korban saat itu tengah tertidur pulas pada malam hari yang terjadi sepekan lalu,” katanya mengutip
Antara
, Rabu (31/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sukanta, kebanyakan mereka yang rumahnya mengalami kerusakan hingga tertimbun, karena terdampak longsor, banjir, angin kencang dan pergerakan tanah.
BPBD Lebak menyebutkan sebanyak 146 unit rumah mengalami kerusakan itu terdiri dari 56 unit kategori rusak berat, 58 unit rusak ringan dan 32 unit rusak sedang.
“Masyarakat yang kondisi rumahnya ambruk, terpaksa mereka mengungsi ke rumah sanak kerabat saudaranya,” katanya.
BPBD mengklaim sudah melakukan penyaluran logistik kepada warga korban bencana alam.
“Kita mengutamakan kebutuhan pelayanan dasar kepada warga korban bencana alam agar mereka kehidupan terlayani dengan baik, sehingga dapat mengurangi risiko kebencanaan,” kata Sukanta.
(tim/dal)
[Gambas:Video Negeri Bersatu]
Baca lagi: BMKG Ungkap Potensi Gelombang Tsunami Danau Maninjau Sumbar
Baca lagi: Kasus Prada Lucky, 4 Prajurit Divonis 6,5 Tahun Bui & Dipecat dari TNI
Baca lagi: Update Korban Bencana Sumatra 31 Desember 2025: 1154 Tewas, 165 Hilang


