
Jakarta, Negeri Bersatu Indonesia
—
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (
Cak Imin
) mengatakan,
banjir Sumatra
berpotensi meningkatkan angka
kemiskinan
nasional.
“Kontribusi bencana Sumatra kepada kemiskinan tingkat nasional [naik] 0,49 persen diperkirakan. Kemiskinan ekstrem akan meningkat 0,20 persen. Dan data ini perlu ditindaklanjuti segera dengan dua aspek,” ujar Cak Imin dalam rakor satgas di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (16/1), melansir
detiknews
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Cak Imin, kemiskinan ekstrem bisa saja terjadi di Sumatra. Hal ini terjadi imbas lumpuhnya kegiatan ekonomi, termasuk sumber pemasukan warga.
“Dengan bencana ini, maka banyak kegiatan ekonomi yang kemudian terhenti dan para pelaku ekonomi kehilangan modalnya,” ujar dia.
Cak Imin mengusulkan upaya pemberdayaan masyarakat dari beberapa aspek. Pertama, pemulihan aset ekonomi dengan memperbanyak uang beredar, intervensi berbasis kebutuhan masyarakat lokal, paritisipatif, dan bukan hanya objek bantuan.
”
Cash for work
, yaitu program padat karya tunai harus menjadi inti dari seluruh bantuan pemerintah pusat,” tambahnya.
Selanjutnya adalah program peningkatan kapasitas pelatihan kerja dan penciptaan lapangan kerja baru.
“Itu menjadi satu paket dalam
vocation training
, yaitu program pelatihan kerja berbayar dengan menggunakan APBN,” jelasnya.
Cak Imin juga menekankan pemberian bantuan rintisan usaha. Per keluarga, lanjut dia, bisa diberi anggaran sebesar Rp5 juta.
(asr)
[Gambas:Video Negeri Bersatu]
Baca lagi: KPAI Catat 2.031 Kasus Pelanggaran Hak Anak pada 2025
Baca lagi: Eks Sekjen Kemnaker Diduga Terima Uang Peras TKA Meski Sudah Pensiun
Baca lagi: Jadwal 2 Wakil Indonesia di Perempat Final India Open 2025


