
Jakarta, Negeri Bersatu Indonesia
—
Sebanyak 23 ahli waris atau keluarga dari prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang menjadi korban bencana
longsor
di Desa Pasirlangu, Kecamatan
Cisarua
, Kabupaten Bandung Barat, mendapat santunan rumah.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan secara simbolis santunan rumah itu di Mako Korps Marinir, Jakarta Pusat, Rabu (18/2)
“Ya kami memberikan tali asih lah. Tali asih, ya. Untuk yang keluarga ada kita berikan rumah, itu aja,” ujar Maruli.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Maruli juga mengatakan keluarga besar korban akan diprioritaskan jika ingin bergabung menjadi TNI.
“Tadi juga ada beberapa yang menyampaikan, juga ada yang berkeinginan mungkin putra-putranya untuk jadi Angkatan Darat maupun Angkatan Udara,” katanya.
Dalam bencana ini, 23 jenazah prajurit yang menjadi korban sudah ditemukan. Sebanyak 19 prajurit sudah teridentifikasi dan dimakamkan, sementara 4 lainnya masih belum teridentifikasi.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sudah resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
Selama 22 hari pelaksanaan operasi, tim SAR gabungan mengevakuasi sebanyak 101 kantong jenazah.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga secara resmi telah menghentikan status tanggap darurat bencana ini.
(fam/wis)
[Gambas:Video Negeri Bersatu]
Baca lagi: Pemerintah Kejar Pemilik Usaha dan Sopir Operasikan Truk ODOL di 2027
Baca lagi: Punya Sejarah Konstruktif, Persib Tak Butuh Keajaiban Lawan Ratchaburi
Baca lagi: 7 Produsen Mobil Jepang Rugi Rp231 Triliun Gegara Tarif Trump


