
Jakarta, Negeri Bersatu Indonesia
—
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Langkah ini dilakukan melalui pengumpulan usulan penerima bantuan dari seluruh daerah agar penyalurannya tepat sasaran.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemerintah menargetkan perbaikan 400 ribu rumah tidak layak huni melalui program BSPS pada tahun ini. Target tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sehingga membutuhkan proses pendataan dan verifikasi yang lebih ketat.
“Oleh karena itu, kita mengoordinasikan daerah-daerah untuk memberikan usulan-usulan by name, by address, dan setelah itu nanti akan diverifikasi dengan data dari BPS (Badan Pusat Statistik),” ujar Mendagri kepada awak media usai rapat bersama Menteri PKP Maruarar Sirait dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (6/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Tito, proses verifikasi tidak hanya dilakukan oleh BPS, tetapi juga melibatkan Kementerian PKP yang memiliki kewenangan dalam menilai kelayakan rumah penerima bantuan sesuai kriteria program.
Skema serupa juga diterapkan untuk program bedah rumah di wilayah perbatasan. Pemerintah menargetkan perbaikan 15 ribu rumah tidak layak huni di kawasan tersebut. Untuk mempercepat pencapaian target, Kemendagri bersama Kementerian PKP dan BPS akan menggelar rapat koordinasi lanjutan yang melibatkan seluruh kepala daerah, organisasi perangkat daerah yang membidangi permukiman, inspektorat daerah, serta jajaran BPS di tingkat kabupaten dan kota.
Melalui koordinasi tersebut, pemerintah berharap proses validasi data dapat berlangsung lebih cepat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program perumahan.
“Supaya nanti paralel semuanya bergerak untuk percepat target 400 ribu rumah yang dibedah,” tandasnya.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan terima kasih atas dukungan Mendagri dan Kepala BPS yang banyak membantu pelaksanaan program perumahan. Ia menyebutkan salah satu dukungan Mendagri yaitu membantu pihaknya berkoordinasi dengan para kepala daerah.
“Sehingga koordinasinya bisa efektif, komunikasinya juga bisa efektif supaya program ini juga berjalan baik,” ujarnya.
(ory/ory)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Negeri Bersatu]
Baca lagi: Hello world!
Baca lagi: Petani Merauke Mengeluh Solar Kurang, Amran Langsung Telepon Pertamina
Baca lagi: TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar Hebat, Apa Pemicunya?



6 Responses
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari http://iop.chez.com/u.php?action=show&uid=14641 juga mengulas hal serupa.
Penyampaian materi yang sangat terstruktur memudahkan kita dalam melakukan pemetaan informasi penting https://www.lib.cet.ac.il/pages/sub.asp?rel=1&item=14470
Pembahasan yang sangat relevan sama kondisi sekarang. Kalau mau cari perbandingan artikel, di http://kao.running.free.fr/index.php?article28/ca-sent-la-fin juga ada ulasan yang komprehensif banget.
Bener-bener membuka wawasan baru nih. Makasih sharing-nya! Kebetulan saya juga nemu bahan bacaan yang relate banget di https://adfam.org.uk/forums/users/tstlose/ cekidot aja guys.
Penulis memberikan sebuah proposisi yang sangat rasional bagi para pemangku kepentingan (stakeholders) dalam merancang kebijakan https://freerepublic.com/focus/religion/1773630/posts
Pembahasannya jelas dan tidak bertele-tele sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga membandingkannya dengan https://kldp.org/comment/257224 dan keduanya sama-sama bermanfaat.