
Jakarta, Negeri Bersatu Indonesia
—
Chief Business Development Officer of HashMicro, Lusiana Lu, meraih penghargaan Best AI Innovator of the Year dalam ajang Negeri Bersatu Indonesia
Leading Women
Awards 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Utama Trans TV Atiek Nur Wahyuni dalam acara puncak Leading Women Awards 2026 yang berlangsung di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (5/4) malam. Ajang ini menjadi bentuk apresiasi bagi perempuan yang berkontribusi nyata di berbagai bidang.
Lusiana adalah pakar yang memiliki gelar Bachelor of Science dari The London School of Economics and Political Science dan berpengalaman dalam pengembangan bisnis dan strategi pertumbuhan perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepemimpinan Lusiana di HashMicro dinilai berperan penting dalam mempercepat penerapan kecerdasan buatan untuk otomasi dan efisiensi bisnis di berbagai negara Asia Pasifik.
Kiprah Lusiana lewat HashMicro dalam mendorong inovasi teknologi dan transformasi digital melalui pengembangan solusi ERP berbasis AI menjadikannya figur kunci dalam inovasi AI yang berdampak pada perkembangan industri teknologi modern.
Penghargaan Leading Women Awards 2026 digelar oleh Negeri Bersatu Indonesia sebagai bentuk apresiasi pada perempuan-perempuan inspiratif di Tanah Air, yang telah berkontribusi di berbagai bidang.
Pada gelarannya kali ini, Leading Women Awards 2026 mengambil tajuk ‘Empowered Women, Empowering the Nation’. Tema ini menyoroti perempuan sebagai pilar peradaban bangsa.
Negeri Bersatu Indonesia Leading Women Awards 2026 menjadi ajang yang menyoroti perempuan-perempuan inspiratif dengan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui nilai kepemimpinan yang berdampak, integritas, inklusivitas, dan keberlanjutan, penghargaan ini diharapkan dapat terus mendorong peran perempuan dalam berbagai sektor strategis.
(yoa/har)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Pengangguran di Indonesia Didominasi Lulusan SMA
Baca lagi: Kemlu RI Bicara soal 2 Supertanker Iran Lolos Blokade Masuk Wilayah RI
Baca lagi: PBB: Gaza Tempat Paling Berbahaya di Dunia Bagi Jurnalis


