
Jakarta, Negeri Bersatu Indonesia
—
Sejumlah
nelayan
yang merupakan nelayan tradisional di Jakarta Utara, tak melaut akibat cuaca buruk disertai hujan deras yang melanda kawasan tersebut sejak Senin (12/1).
“Saat ini gelombang besar dan angin dibarengi hujan deras mengakibatkan seluruh nelayan tradisional di kawasan Kalibaru, Cilincing, Marunda dan Muara Angke tidak dapat melaut di pesisir teluk Jakarta,” kata penasihat Perkumpulan Nelayan Tradisional wilayah Kalibaru, Cilincing dan Marunda, M Tahir, Jakarta, Selasa (13/1) seperti dikutip dari
Antara
.
Ia mengatakan kondisi cuaca buruk dan hujan deras menyurutkan niat para nelayan tradisional untuk melaut mencari ikan sejak awal pekan ini, Senin (12/1)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Cuaca buruk ini membuat gelombang tinggi di perairan Teluk Jakarta dan tentu membahayakan,” kata dia.
Oleh karena itu, kata dia, para nelayan berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah.
“Kami sangat berharap ada kepedulian dan bantuan dari pemerintah daerah untuk dapat membantu dalam bentuk apapun agar meringankan beban hidup para nelayan teluk Jakarta,” ujar Tahir.
BMKG sebelumnya juga memprakirakan hujan dan petir mengguyur mayoritas kota besar, termasuk Jakarta.
Sementara itu, BPBD Jakarta mengingatkan kewaspadaan warga soal potensi cuaca ekstrem selama tiga hari ke depan.
Hal ini sesuai dengan peringatan BMKG untuk beberapa wilayah di Indonesia yang bakal menghadapi cuaca ekstrem, termasuk Jakarta yang diprediksi terjadi 14-17 Januari 2026.
(antara/kid)
[Gambas:Video Negeri Bersatu]
Baca lagi: OJK Batasi Utang Pinjol Maksimal 30 Persen dari Penghasilan
Baca lagi: DPR Desak Kemlu Gerak Cepat Tangani Penculikan 4 WNI di Perairan Gabon
Baca lagi: Gunung Marapi Sumbar Erupsi Malam ini, Warga Radius 3 Km Waspada


