Permudah Proses SAR, Pendaki Gunung Gede Bakal Diberi Gelang RFID

Jakarta, Negeri Bersatu Indonesia

Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan menyatakan, para pendaki

Gunung Gede

, Jawa Barat akan diberi gelang

radio frequency identification

(RFID) saat registrasi sebelum mendaki.

Dalam unggahan di akun instagram resmiĀ Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem dijelaskan bahwa langkah itu diambil untuk perbaikan dan keselamatan pengunjung selama masa penutupan jalur pendakian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan gelang itu, pergerakan pendaki bisa terpantau di setiap

check point

.

“Setiap pendaki nanti akan dipasangkan gelang ber-

chips

RFID saat registrasi,” dikutip dari unggahan itu, Jumat (16/1).

Gelang itu disebut akan mempermudah proses SAR, pendeteksian lebih akurat, dan waktu penanganan lebih efisien.

Untuk tahap awal, gelang itu akan diterapkan di jalur Gunung Putri dan jalur Cibodas. Semetara check point ada di Surya Kencana.

Selain itu, akan ada fitur tambahan, yakni

panic button

(SOS) untuk membantu pendaki jika terjadi keadaan darurat

Sebelumnya, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango(TNGGP) menutup jalur pendakian dari semua pintu masuk mulai Senin 13 Oktober 2025 sampai aksi bersih-bersih sampah, evaluasi, dan perbaikan tata kelola pendakian selesai dilakukan.

(yoa/asr)

[Gambas:Video Negeri Bersatu]

Baca lagi: Banjir Pati Capai 1 Meter, Warga Naik Perahu buat Cari Makan

Baca lagi: Dewan Perdamaian Gaza-Komite Teknokrat Resmi Dibentuk, Ini Anggotanya

Baca lagi: Pemburu Beasiswa Merapat, Pemerintah Buka Kuota LPDP 5.570 Tahun Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: