
Jakarta, Negeri Bersatu Indonesia
—
Sejumlah organisasi profesi wartawan di Indonesia kompak melayangkan kecaman keras terhadap pengacara
Hotman Paris Hutapea
lantaran dinilai arogan dan merendahkan martabat jurnalis saat sesi konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (17/7).
Mereka yang mengecam Hotman tergabung dalam Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, dan Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum).
Insiden ini bermula saat Hotman tengah bersuara atas nama kliennya, mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, yang kini berstatus tersangka dalam kasus korupsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alih-alih menjawab secara profesional, Hotman merespons cecaran pertanyaan jurnalis dengan kata-kata yang dianggap menghina dan mengintimidasi.
Ia melontarkan kalimat seperti “lu punya otak enggak?”, menyuruh jurnalis untuk ”
shut up
” (diam) dan bertanya kepada kakeknya, serta melabeli jurnalis sebagai “pengecut” jika tidak berani bertanya ke Mabes Polri.
Ketua Forum Pemred, Retno Pinasti, menyayangkan pilihan kata dan cara Hotman yang dinilai sangat tidak pantas dan gagal menyentuh substansi pertanyaan.
Retno mengingatkan bahwa bertanya dan memverifikasi data adalah hak serta disiplin kerja jurnalis yang dilindungi oleh Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.
“Sangat tidak pantas jika narasumber merespons pertanyaan wartawan dengan cara merendahkan baik dari pilihan kata, seperti lu punya otak ngga, maupun sikap arogan yang sama sekali tidak menjawab substansi pertanyaan,” kata Retno dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7).
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan menegaskan bahwa pertanyaan kritis dari jurnalis bukanlah upaya mencari masalah, melainkan bagian dari kewajiban profesi demi menghasilkan berita yang berimbang (cover both sides).
Herik menyoroti bahwa tindakan verbal Hotman mencederai nilai-nilai profesionalisme dan Pasal 1 serta 3 Kode Etik Jurnalistik.
“IJTI mengingatkan pentingnya sikap saling menghormati dan menjaga etika komunikasi antarprofesi. Mengeluarkan pernyataan yang merendahkan profesi lain sama saja dengan mencederai nilai-nilai profesionalisme itu sendiri,” katanya
Desakan permintaan maaf dan sidang etik
Buntut dari arogansi verbal tersebut, PWI Pusat dan Iwakum secara resmi mendesak Hotman Paris untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada insan pers.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyatakan bahwa seorang advokat memang memiliki hak untuk menolak menjawab pertanyaan demi membela klien, namun hak tersebut tidak boleh digunakan untuk mengintimidasi profesi lain.
“Kritik terhadap pertanyaan wartawan adalah hal wajar, tetapi penyampaiannya harus dilakukan secara santun, profesional, dan tidak merendahkan martabat insan pers,” ujar Akhmad seperti dikutip
detikcom
, Minggu (19/7).
Tuntutan lebih keras datang dari Iwakum. Ketua Umum Iwakum, Irfan Kamil, menyebut pernyataan Hotman bukan sekadar kritik, melainkan bentuk serangan langsung terhadap kapasitas intelektual jurnalis.
Oleh karena itu, Iwakum meminta agar organisasi advokat tempat Hotman bernaung turut turun tangan memeriksa dugaan pelanggaran kode etik terkait perilakunya di ruang publik.
“Pernyataan ‘lu punya otak enggak?’ bukanlah kritik, melainkan penghinaan terhadap wartawan,” kata Kamil.
Keempat organisasi ini sepakat bahwa advokat dan wartawan adalah dua profesi yang sama-sama memiliki peran strategis dalam penegakan hukum. Oleh karenanya, sikap saling menghormati wajib dikedepankan demi menjaga iklim demokrasi yang sehat.
(tim)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Negeri Bersatu]
Baca lagi: NCT 127 Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment
Baca lagi: Polisi: Situasi Adonara Sudah Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Baca lagi: Trump Disoraki Penonton saat Ikut Serahkan Trofi Piala Dunia 2026


11 Responses
Topik ini memang selalu seru buat diulik lebih jauh. Buat yang mau eksplorasi wawasan, ulasan di https://coursework.uma.ac.id/index.php/teknik/article/view/310 wajib banget dibaca.
Pembahasannya sangat detail dan informatif. Pas banget buat nambah bahan referensi, dan saya juga nyaranin baca https://absurdy.panoptykon.org/comment/84570 buat pelengkap belajar kita.
Artikel ini memberikan jawaban atas kejenuhan rutinitas kerja. Banyak metode mikro yang dijabarkan untuk mengembalikan fokus dan kreativitas dalam keseharian kita. https://absurdy.panoptykon.org/comment/82478
Singkat secara teks, namun panjang secara dampak. Banyak ilmu mikro di sini yang siap mengubah pola pikir harian kita secara instan. https://bresdel.com/blogs/375219/https-www-facebook-com-EasyLeafzCBDGummiesCanadaFormula
Gaya bahasanya asyik banget dan gak kaku sama sekali. Banyak sarkasme sehat yang bikin kita sadar kalau kebiasaan buruk harian kita itu emang harus segera diperbaiki pakai metode di artikel ini. https://teknokrat.ac.id/ibatek-universitas-teknokrat-indonesia-gelar-serasi-semarak-ramadan-insan-berprestasi-perkuat-spiritualitas-dan-ukhuwah-mahasiswa-penerima-beasiswa/
Penulis punya kecerdasan luar biasa dalam menyaring ilmu-ilmu kompleks menjadi poin-poin sederhana. Tulisan ini sangat membimbing pembaca untuk langsung mempraktikkan teorinya tanpa kebingungan. https://www.dibiz.com/karases214
Artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat terstruktur. Sangat memudahkan siapa saja untuk keluar dari rutinitas yang tidak produktif lewat ilmu yang ditawarkan. https://eridan.websrvcs.com/system/media/Play.asp?id=30216&key=7EC67831-CB48-4519-A10E-541FE370B757
Sangat suka dengan kesimpulan di akhir artikel, sangat objektif dan berbobot. Keren abis! Kemarin saya juga kebetulan menemukan bahasan pelengkap yang cukup seru di https://telegra.ph/Kupit-lot-N35-Rectangular-magnets-f-10x6x2-20x10x1mm-Super-Strong-Neodymium-magnet-1062mm-NdFeB-magnet-10mm-x-6mm-x-2mm-20x10x1m-10-05
Informasi yang sangat edukatif buat khalayak luas. Terima kasih banyak atas pencerahannya admin! Untuk tambahan data pendukung dari sumber berbeda, silakan meluncur ke https://ipsnews.net/business/2021/12/02/resveratone-reviews-warning-dont-buy-until-you-read-this-latest-report/
Ulasan yang sangat komprehensif dan menjawab pertanyaan saya selama ini. Sukses terus ya min! Sebagai materi pembanding dari sumber berbeda, ada tulisan bagus di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297424731_htm
Sangat suka dengan kesimpulan akhir artikel ini, sangat objektif dan edukatif untuk khalayak luas. Keren admin! Kemarin saya juga menjumpai bahasan sejenis di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297087328_htm yang mengulasnya secara mendetail.